Monday, December 04, 2006

Poligami AA Gym vs Zina Anggota DPR

AA Gym menikah lagi. akibatnya dia dicibir, dihina, dicaci, dan mungkin dimaki. tapi dia tidak ngumpet. dengan elegan dia muncul bersama teh ninih di depan publik dan membiarkan teh ninih yang lebih banyak menjelaskan. bukankah itu luar biasa???!!! mungkin baru pertama kali terjadi di indonesia malah. seorang suami berpoligami dan sang istri yang dimadu yang menjelaskan kepada publik bahwa ia mendukung keputusan suaminya. menariknya lagi, kejadian ini bukan sesuatu yang tidak terencana. sudah lima tahun lamanya AA Gym mengkondisikan keluarga dan jamaahnya mengenai kebaikan2 poligami dan bilang ke siapa saja bahwa ia juga mungkin akan mempraktekkan poligami. dan ternyata sekarang apa yang dikatakannya menjadi kenyataan.

apa yang dilakukan AA Gym aku yakin sesuatu yang sebagian besar public figure mungkin akan menghindarinya. karena aku yakin sebagian besar public figure kita sudah terlalu cinta dunia. aku yakin sebagian public figure akan lebih memilih untuk berzina daripada menikah lagi, karena mereka takut dicaci, dimaki, dicibir, dan ditinggalkan orang.

dan karena kehendak Alloh SWT pula, bersamaan dengan ramainya pemberitaan pers mengenai poligaminya AA Gym, aib seorang anggota DPR berinisial YZ dibuka. entah dari mana asalnya video rekaman mesum antara YZ dengan seorang penyanyi dangdut ME tersebar luas. ironisnya, YZ adalah anggota Dewan Pimpinan Partai Golkar, tepatnya Ketua Bidang Kerohanian. ya...YZ memang manusia. ia tidak lepas dari kesalahan. tapi dengan kejadian ini, menurut anda mana yang benar, perbuatan YZ atau poligami? posisi saja sangat jelas: poligamilah yang benar.

sekarang mari kita renungkan kejadian2 ini secara mendalam. percayalah, tidak mungkin dua kejadian itu terjadi secara kebetulan. ada pesan dibaliknya kawan. ada pesan dibaliknya. tinggal pertanyaannya, mampukah kita membacanya dan mengambil pilihan yang benar.

2 Comments:

At 2:21 PM, Blogger Aninta Saraswati said...

dear brian,
bener bgt yang loe tulis...
issue ini jadi pemikiran n bhn perdebatan gw n temen2...

dua hal tsb ada di dpn mata kita, deket bgt dari kehidupan kita...ya poligami...ya perselingkuhan..

terusterang, rada shock jg wkt tau Aa Gym memutuskan utk ber-poligami. wajar, krn "haree gini" liat rumahtangga sakinah spt AA n Teh ninih...hmmm bikin harapan timbul lg...jadi wajar jg wkt kejadian itu kaum kita kecewa..ya gak?

tp itu ngebuka mata gw, manusia memang bener2 gak ada yang sempurna...semua punya pilihan masing2 utk ngejalanin hidup...
begitu jg yang terjadi dg si"anggota DPR" tea...dia berslingkuh, tidak berpoligami...mungkin dengan banyak pertimbangan...
menghindari cacian orang...spt yang loe tulis...bener bgt...
atau juga, dia takut kehilangan istri dan anak2nya (karena deep down his heart dia tau, istrinya tetep yang terbaik...)...n tentu kehilangan semua "kenyamanan" yang dia n kelgnya rasakan...ini mnrt gw...

tapi terlepas dari itu, gw...n banyak wanita lain...mencaci n sebisa mungkin mengindari perselingkuhan...indah sih katanya...tapi sakit untuk banyak orang pada akhirnya...

soal poligami...gw pribadi gak menyalahkan Aa...
untuk seorang ulama dengan ilmu spt beliau, istiqomah n tawaddu' spt beliau...kalo gw jadi teh Ninih...ya,
gw akan mengizinkan Aa menikah lagi...

adil secara sempurna gak akan mungkin (krn kt tau kesempurnaan cuma milik Allah)...tapi Insya Allah gw yakin Aa akan Berusaha sekuat tenaga untuk mendekati keadilan..

ini menurut gw lho...

 
At 1:17 PM, Blogger :febie saka: said...

briii..
jadi apa pendapat lo tentang poligami? :)

bakal panjang kayanya kalo kita omongin ini ya haha..

but one thing went across my mind..
apa definisi lo tentang perselingkuhan?
saat seseorang memutuskan akan menikah lagi (aka poligami) apa yang mendasari pengambilan keputusan yang gue yakin semustinya MAHA sulit itu?
adakah ketertarikan fisik/pribadi menjadi alasannya?
apapun alasannya, bukankah itu berarti orang tersebut telah mendua di dalam hatinya?

apakah itu bisa digolongkan dalam perselingkuhan?

in my opinion.. yes.
kecuali seperti Rasullulah SAW yang mengambil keputusan tidak didasari ketertarikan fisik ataupun personal issues lainnya.

but then again..
we're all human here.
gue berusaha stay positive, dengan menikahnya AA membuat umat sadar bahwa ga seharusnya kita menaruh harapan setinggi itu terhadap manusia manapun, dan menyadarkan kita bahwa garis batas antara mengidolakan dan menuhankan itu amat tipis..

so thank god he showed us all that's he's just human.

peace ya bri :)

 

Post a Comment

<< Home